Blog EntryJanji SahabatDec 14, '07 6:10 AM
for everyone

 

 

Aku berjanji pada seorang sahabat, kubilang padanya di suatu waktu, “akan kutuliskan pengalaman berharga dalam hidupku yang kudapatkan dari pertemuan kita”.  Dia begitu ingin tau. Apakah kiranya yang akan kutuliskan untuknya. Ketika waktu terasa sempit dan tak juga kubuatkan sesuatu untuknya, dia kembali bertanya, “apakah itu yang ingin kau tulis untukku?”. Tak dapat kuberkata apa-apa. Aku memang belum menulis apa-apa. Aku tak tau harus memulai darimana. Bahkan ketika kutulis ini sekalipun aku tak mengerti harus mengungkapkan apa. Begitu banyak pengalaman bermakna yang kuperoleh dari pertemuanku dengannya. Perempuan suci hati dengan setampuk kreasi itu pastinya telah jadi bagian cerita hidupku. Cerita tentang keceriaan, kejujuran, kesabaran, kemandirian, dan kasih sayang. Aku tak mampu menuliskan apa-apa. Belum cukup rasanya kata-kata ini kurangkaikan untuk sekedar memberi gambaran seperti apa rasa syukurku telah berkenalan dengan mu.

 

Hari kesebelas Mei 2006

 


oebe wrote on Dec 15, '07
Menyentuh..
Tapi pengalaman gw sedikit beda.
Gw udah merangkai kata2 itu buat kakakku tersayang. Dan sampe sekarang, gw masih mempertanyakan ''kapan 'kado' itu kudapatkan?!" Sayang, dia masih nahan itu semua buat gw..
Lo bacanya sambungin sm cerita gw di Pizza ya Wa..!?
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.